Menyambut Tahun 2009 | 17 Impian Alam

Wow! Beberapa hari lagi, tahun sudah berganti. Hm... sudah lama nih ga posting. Kenapa yah? Bawaannya males meski ide sudah ada di kepala. Huehuehuehue... Mari kita awali malam yang sedikit mendung ini, dengan membaca tulisan anehku sekali lagi.

Hm... saya dapet pe-er yang mendongkrak semangat nih. Dari mas Thom tentunya. Ia mengutus saya, untuk membuat 15 keinginan, dan di posting di blog ini. Jujur, saya punya banyak keinginan. Karena saya tahu, keinginanlah yang membuat manusia terus maju!

Jadi, 15 17 keinginan Syamsul Alam di tahun 2009 nanti!

  1. Mempraktekkan Ilmu Internet Marketingku, membuat produk sendiri, dan daripada menjadi affiliater, aku akan menjual produkku sendiri.
  2. Menahan diri untuk tidak membelanjakan uangku untuk hal-hal yang tak perlu, dan lebih memilih membeli buku atau kaset motivasi sebagai aset.
  3. Menjadi translator bebas, dengan bayaran tetap, minimal bisa untuk bayar speedy.
  4. Menyelesaikan toko onlineku bersama mas Irpan Paizal
  5. Menyelesaikan project-ku bersama mas Komara dan bisa sesekali menulis di blognya.
  6. Menyelesaikan membuat keluarga AlamPintar dan menyebarkan nama dan gaungnya kemana-mana.
  7. Punya penghasilan bulanan yang cukup untuk menggaji ghost writer √ľntuk keluarga AlamPintar-ku.
  8. Menyelesaikan E-bookku sebelum ulang tahunku yang ke 17.
  9. Mencari pacar (lagi) biar bisa ku jadikan mainan ketika aku bosan, dan meninggalkannya ketika aku bosan juga (dengannya).
  10. Memenangkan Zalukhu kontes dan membuat kontesku sendiri.
  11. Straight A untuk UAS semua mata pelajaran di semester kedua kelas ini!
  12. Mempelajari Hipnosis dan menerapkannya untuk menghilangkan beberapa kebiasaan burukku.
  13. Memulai membuat dan menulis bukuku (atau novelku) sendiri.
  14. Membeli laptopku sendiri. Meski murah, yang penting dengan uangku sendiri.
  15. Meneruskan cita-cita sejak kecilku yang selalu tertunda. Membuat perpustakaan mini di rumah.
  16. Lebih sehat, lebih gemuk, lebih tampan, lebih kaya, dan bisa lebih bersyukur pada yang menciptakan saya.
  17. Semua harapan yang kutulis di atas direstui oleh Allah, dan terealisasi.
Wow! Ini mimpi besar, dan aku harus membesarkan diriku lebih besar daripada ini untuk meraih semuanya. Tentunya, saya minta dukungan dan do'a dari kalian semuanya. Tanpa kalian, bisa jadi apa aku.....

Tahun 2009 ini, akan saya panggil sebagai tahun aksi. Di tahun ini, saya akan mempraktekkan segala hal yang telah saya pelajari selama ini. Tahun ini, saya akan usahakan untuk menggunakan tiap waktu saya untuk hal yang baik dan berguna. Huah... 15 tahun ku yang dulu, sudah terlalu banyak yang kubuang sia-sia. Hanya orang bodoh yang jauh berkali-kali di lubang yang sama.

Satu hal... tiap hal besar di mulai dari mimpi besar. Menjadi besar sudah takdirku. Mungkin akan banyak halangan, mungkin akan banyak pandangan pesimis. Tapi, saya bisa memakluminya. Tak semua orang diciptakan untuk menjadi berhasil. Mereka mendapat pilihan, mereka memilih, kadang kala mereka memilih untuk menjadi pecundang, kadang kala mereka memilih untuk berhasil.

Bagaimanapun, semuanya pilihan. Dan pilihanku adalah, mencoba, berani gagal, dan menjadi berhasil. Mencoba karena kita takkan tahu dan dapatkan apapun tanpa mencobanya terlebih dahulu. Berani gagal karena kita memang makhluk yang didesain untuk belajar dari kegagalan. Dan menjadi berhasil, karena aku sudah membayar begitu banyak dan karena memang demikian takdirku.

Jadi, demikian... Terima kasih banyak kepada mas Thom untuk pe-er ini. Begitu menyalakan pikiran saya yang terlanjur terendam kue-kue liburan. Huehuehuehue...

Special thanks to mas Zalukhu, yang sudah (mencoba) membuka mata saya atas bisnis internet.... Meski masih agak-agak ga mudeng dan masih banyak yang harus kupelajari, semua bimbingan dari mas maupun tulisan mas sangat berarti.

Terima kasih juga untuk Mas Peter Kohar, yang sudah menginspirasi untuk menamai tiap tahun yang akan kita jalani dan untuk semua motivasi di blognya.

Terima kasih untuk mas Eko Nur Huda yang sudah membuat trilogi kaleidoskopnya, dan menyadarkan saya bahwa jalan menuju kesuksesan memang harus sulit, panjang, dan berliku. Karena tiap hadiah yang besar, butuh pengorbanan besar juga.

Super thanks to my mother, tanpa dirimu, aku takkan ada. Aku takkan seperti ini. Aku takkan sebahagia ini. Terima kasih karena telah memberiku begitu banyak kebahagiaan. Jika aku jarang bilang, "I love you". Bukan berarti aku tak sayang. Maklum, laki-laki agak sulit mengungkapkan perasaannya. Khususnya pada ibunya. Jadi... maklum ya, bu....

Dan.... Seluruh terima kasih, puji, dan syukur di bumi ini untuk-Mu ya... Allah. Terima kasih karena sudah menjadikan drama ini begitu menarik dan indah. Kau memang mengerti bahwa makhluk-Mu suka akhir yang bahagia. Terima kasih untuk segala-Nya. Ku tahu Kau tak butuh apapun dari ku, tapi... tetap saja.... Aku tetap ingin bersyukur. Meski syukurku tak ada artinya bagi-Mu. Setidaknya... itu bukti cintaku pada-Mu. Hanya Kau yang tahu apa yang di dalam hati-Ku.

Hiks-hiks.... kok jadi panjang banget nih postingan. Terharu nih... terlalu banyak hal baik terjadi di hidupku. Bingung apa yang harus ku lakukan.... Pokoknya, aku takkan kecewakan kalian!!!

Suka dengan tulisan Syamsul Alam? Silahkan Langganan via E-mail biar nggak ketinggalan!

Mulai sekarang, AlamPintar akan update tiap EMPAT HARI sekali. Jika Anda terlalu sibuk untuk mampir, setidaknya pastikan untuk SELALU BACA artikel keren kami via email. Klik di sini untuk Langganan via E-mail!

Anda diperkenankan MENYALIN tulisan di AlamPintar.org selama menyebutkan SUMBER dan mencantumkan LINK menuju blog ini. Kerugian yang disebabkan karena anda secara salah mengikuti apa yang saya tulis di sini di luar tanggung jawab saya sebagai penulis.