Tahukah anda seorang taste judger atau ahli pencicip makanan di lomba-lomba masak berkelas? Mereka adalah orang yang mampu mengembangkan lidah mereka hingga batas maksimal toleransi rasa. Anda ingat ketika anda masih berumur 4 tahun dulu. Anda pasti punya makanan yang tak anda sukai, tapi sekarang, anda tak begitu mempermasalahkan memakan makanan tersebut.
Misalnya, saya ketika berumur tiga tahun tak suka makan wortel. Ada aja alasannya, dan meski saya tahu bahwa wortel akan membuat mata saya sebening mata kelinci, saya tetap tak mau memakannya karena tak suka dengan rasa wortel. Tapi sekarang, jika saya kelaparan dan hanya ada wortel di kulkas, saya tak akan sungkan mengunyahnya.
Mulai mengerti apa yang saya mau katakan?
Ketika kita kecil, makanan yang kita makan terbatas. Pengalaman lidah terhadap rasa juga terbatas, itu kenapa mereka menganggap aneh rasa-rasa sayur yang rata-rata kurang berasa. Wajar ‘kan jika anak kecil tak suka bayam?
Tapi, ketika kita mulai dewasa, kita mulai makan bermacam makanan. Tanpa kita sadari, toeransi lidah kita terhadap rasa meluas. Nah, itu kenapa sekarang kita suka sayur yang notabene enak jika dimasak dengan pas. Ahli perasa mengembangkan lidah mereka dengan mencoba berbagai macam rasa, hingga akhirnya mereka bisa makan masakan China yang kebanyakan digoreng dan direbus, bersama dengan masakan Jepang yang notabene cukup dengan dipotong (tanpa dimasak) atau hanya difermentasikan.
Nah! Pikiran kita juga seperti itu! Kita memutuskan masalah, memandang suatu permasalahan dari sudut pandang tertentu, itu dikarenakan PARADIGMA yang telah membentuk kita sedari kita kecil. Paradigma ini terbentuk dari PENGALAMAN BERKESINAMBUNGAN, baik maupun buruk, sehingga membentuk karakter kita.
Orang proaktif, mengerti bahwa setiap orang melakukan segala sesuatu dengan ALASAN, dan tak akan dengan mudah menyalahkan seseorang atas kesalahannya karena ia tahu bahwa sebelum menyalahkan, ia harus tahu MOTIF dibalik peristiwa itu, dan PIKIRAN yang melandasi perbuatan itu.
Sebenarnya....
Menjadi PROAKTIF hanyalah masalah memperbesar rasa TOLERANSI.
Orang yang reaktif terkadang menganggap perbedaan sebagai suatu ancaman, dan berusaha untuk melenyapkan perbedaan itu dengan cara apapun. Contohnya banyak, meliputi kerusuhan antar umat beragama (yang tak pernah sekalipun dicontohkan manusia agung Nabi Muhammad SAW), dan beragam pertikaian lain yang biasanya disebabkan oleh hal sepele yang akan disesali kemudian hari.
Mengembangkan toleransi rasa lidah kita, kita perlu lebih banyak MENCICIPI lebih banyak jenis makanan agar toleransi rasa kita bertambah.
Sementara itu, mengembangkan toleransi PIKIRAN, perlu lebih banyak mencerna PIKIRAN lain, MENDENGAR pendapat orang, BERBICARA dengan lebih banyak orang, dan BERTEMU dengan lebih banyak orang!
Ini alasan tersembunyi kenapa Nabi Muhammad mengambil jalan yang berbeda ketika pulang dari shalat berjama’ah. Yaitu, MENGENAL LEBIH BANYAK ORANG, dan dengan itu beliau mendidik dirinya sendiri untuk lebih toleransi, lebih sabar dalam menjalani hidup beratnya, dan menjadi MANUSIA PALING PROAKTIF sepanjang sejarah.
Menjadi proaktif bukannya kalah, tapi dimana-mana itu, yang TERTAWA TERAKHIRLAH yang menang. Tak peduli seberapa banyak anda tertawa, jika pada akhirnya anda mati mengenaskan dengan tangis, semua tawa yang dulu itu takkan ada artinya.
Jadi, Golden Rules untuk menjadi proaktif adalah....
DENGARKAN lebih banyak, MENGERTI lebih banyak, SAPA orang lebih banyak, dan TEBAR KEBAIKAN lebih sering.
Dengan melakukan hal di atas, anda mengembangkan pikiran anda untuk terlebih dahulu mencari tahu alasan dari perbuatan orang, berpikir dari paradigma orang tersebut, dan mengambil keputusan yang menguntungkan kedua belah pihak.
Mulailah dari hal kecil saja, jika anda terlalu banyak bicara selama ini, istirahatkan bibir anda dan hanya bicara bila perlu. Dengarkan yang ingin dikeluhkesahkan orang lain, dengarkan cerita orang lain. Selain hal ini membuat mereka nyaman, anda sedang membangun kepercayaan di sini.
Lakukan sekarang! Petani tak bisa bersantai-santai sepanjang musim panas, kemudian bekerja super keras di musim gugur untuk bisa panen di musim dingin! Itu BULLSHIT!
HIDUP MUDAH berawal dari membuat KEMUDAHAN kepada orang lain!
Jadilah juara dengan menjadi yang paling baik hari ini....
Tulisan berikutnya adalah mengenai ketrampilan berbicara, mendengar, dan merasa. Segala hal ada ilmunya anyway... heuheuheu....
Sekian tulisan hari ini, semoga ada manfaatnya. Segala pertanyaan layangkan di kotak komentar, jika ada waktu, saya akan usahakan untuk menjawabnya. Jika ingin jawaban yang lebih personal, silahkan konsultasi melalui ‘Hubungi Syamsul Alam’.
Salam Pintar!
Mulai sekarang, AlamPintar akan update tiap EMPAT HARI sekali. Jika Anda terlalu sibuk untuk mampir, setidaknya pastikan untuk SELALU BACA artikel keren kami via email. Klik di sini untuk Langganan via E-mail!
Perhatian!! Anda diperkenankan MENYALIN tulisan di Alam*Pintar selama menyebutkan SUMBER dan mencantumkan LINK menuju blog ini. Baca peraturan menyalin artikel dulu jika tak ingin masuk Hall of Shame.
Disclaimer: Artikel berjudul "Memperbesar Rasa Toleransi dengan Banyak Mencicipi" ditulis oleh Syamsul Alam sebagai opini belaka. Segala bentuk kerugian, baik materil maupun immateril yang disebabkan karena penyalahgunaan isi dari artikel ini sepenuhnya bukan tanggung jawab penulis. Tak ada yang bersifat ofensif di sini, jadi maafkan jika ada salah kata dari kami.
























43 Tanggapan:
betul juga, tapi semampunya sajalah
Hmmm.. nice posting lam..
bingung mau komen apa.. nyimak aja deh he..he..
walah walah..
memang alam pintar nih..
pengen jadi seperti semua yang diatas...tapi sepertinya belum mampu..dan ingin mampu...mudah2an bisa ...
nice posting
Pingin mencicipi semuanya, kecuali mati (untuk saat ini)
Wach para kuliner besar banget rasa toleransinya ...sehingga bisa membedakan beragam rasa makanan walau namanya sama... yach ngerti dach Om semakin banyak ngeihat,ngerasa,ngelami semakin mantap dachhhhhh...thanks ya sharingnya Om Alam
Lihat sgalanya lebih dekat,,,,,,,
kaya lagu sherina...
hohohoho...
Hm... lagi ga bisa banyak komen...
Yang jelas, aku semakin kagum dengan Nabi Muhammad...
Emm...Sangat menggugah hati..
hiks..hiks..
Ojo rumongso pinter tapi pintero rumongso
Bagus banget artikelnya semoga saya bisa mengambil sarinya...:D
mencicipi yah..tapi jangan semuanya dicicipi loh mas, ntar penasaran narkoba, nyicip, penasaran bau lem,nyicip..gaswat tuh
Banyak belajar neh dari sene...
Jalan-jalan nih udah lama ga blogwalking hehe
Saia kira tadi mau membahal kuliner..ternyata begitu..bagus juga untuk diterapkan..nice..
Alam bisa juga ya nulis kek ginian..
hehehe
Muantaaf ya artikelnya btw aku juga suka mencicipi makanan macam-macam asal ga bayar...
Salam KoMpaaaK
yang TERTAWA TERAKHIRLAH yang menang. hehe... asal jgn tertawa sendiri terus... pisss...becanda hehe...
Jadilah juara dengan menjadi yang paling baik hari ini....
aku suka kata2 itu... masuk ke jurang ehhh dalem..
hmm... saya akan banyak belajar dari artikel ini. (pasti).
btw, wortel + jengkol udah coba belum ?
waduh malah jadi pusing nih...
Your friends:Myokezone
setuju bos. rasa toleransi itu jg kyknya butuh dilatih, biar indonesya aman.:)
Benar-benar dahsyat!!!
setuju, Gan...poin ini mantab bangadh:
"dan TEBAR KEBAIKAN lebih sering."
senada dengan "sampaikanlah walau hanya satu ayat" ya ;)
btw, lam kenal ya...
kapan2 cicipi juga hidangan sederhana di blog sederhana dari orang sederhana yah ;)
http://muxlimo.blogspot.com/2010/04/aku-bisa-melihat-tuhan-sekarang-juga.html
salaaam semuanyaaaaah.....!
keren banget... perbandingan yang ada di awal artikel juga sangat bagus... sungguh bagus sekali... sekarang tinggal implementasi akan hal-hal yang ada di diri saya demi masa depan yang lebih baik... kadang kita berpikir itu cuma setengah-setengah..., tapi ini ide baru bagi saya.. terima kasih...
Wibesite yang sangat Amazing, Artikel dan Tipsnya boleh dicoba. Semangat !!
Cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. terimaksih
Postingan yang sangat Hebat, Tips boleh dicoba.salam sukses
Artikel yang bermanfaat dan berguna, wajib di coba. sukses selalu
Saya menemukan Artikel hebat di wibesite ini jadi ingin coba Tipsnya. Semoga berhasil
Artikel Menarik terutama Infonya, boleh dicoba. Salam sukses
Saya senang setelah membaca Tips dan Artikelnya, harus dicoba.Semoga berhasil
Info dan Tulisannya Amazing, boeh dicoba. Sukses selalu
Terimakasih Artikelnya bermanfaat dan Infonya menambah Ilmu pengetahuan. Harus dicoba. Semoga berhasil
Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil
Terima Kasih, Tulisan yang sangat membantu. Salam Sukses!
Setelah membaca Info dan Artikel, saya jadi ingin mencoba. Salam Sukses
Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses
Menarik, sangat Menarik Artikel dan Tipsnya. boleh dicoba. salam sukses
cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih
Tulisan dan Tipsnya sangat bermanfaat dan Infomatif. wajib dicoba. sukses selalu.
Tips yang cerdas cuma di Wibesite ini banyak kumpulan Artikel bagus. harus dicoba. salam sukses
Amazing artikel, Infonya bagus banyak mengandung Tips dan Pesan yang bermutu. salam sukses
Saya menemukan Artikel hebat di wibesite ini jadi ingin coba Tipsnya. Semoga berhasil
This will be the most big resourcefulness that you are rendering and you turn over it away for free. I savour seeing websites that be conscious of the value of supplying a prime resource for free. I truly enjoyed reading your Wiley Post. Thanks!
Komentarlah yang Keren!!!
Usahakan komentar Anda bersifat membangun dan tanpa Spam! Maaf, tapi SPAM akan dihapus tanpa ampun! Hehehe....
Jika ada pertanyaan, sertakan alamat email Anda. Akan lebih nyaman jika saya balas via email. Okay!
Ingat Juga Untuk Baca yang Ini!!!